Sabtu, 04 April 2009

Melintas bukit ke Batu Lawang

Sabtu pagi jam menunjukkan pukul 7 lebih, sudah berkumpul para peserta lintas bukit berjumlah 13 orang. Minggu sebelumnya pernah diadakan event yang sama yang diadakan oleh pemerintah daerah setempat. Sepertinya tidak asyik kalau belum pernah mencoba.

Sekitar jam 7:30 mulailah berangkat dari cafe Bukit Palm. Awalnya saja sudah menanjak 45~60 derajat. Melintasi batu dan jalan setapak menuju puncak dari Bukit Palm. Benar-benar sangat menguras tenaga dan sesekali banyak yang minum untuk memulihkan stamina.

Tiba diatas bukit, pemandangan perumahan Bukit Palm yang kita tempati begitu indah dan teratur rapih. Diatas juga banyak ditanami tanaman kacang tanah oleh penduduk desa dari seberang perumahan Bukit Palm. Ada yang nyeletuk "kita kesini saja sudah sesak nafas, lah ini... orang yang tanam kacang sering datang keatas."

Terus melalui jalan setapak punggung bukit dan sesekali melewai hutan alang-alang setinggi dua meter dan juga rumput liar yang membuat badan menjadi gatal-gatal. Naik turun bukit rute yang harus dilewati membuat para peserta sering beristirahat dan juga berfoto ria mengambil pemandangan yang dianggap menarik.

Pemandangan tanaman kacang yang ditanam oleh petani desa membuat bukit menjadi lebih indah tetapi yang menjadi pertanyaan apakah jika terjadi hujan besar bukit-bukit tersebut akan menjadi longsor ? itulah kekhawatiran yang ada dibenakku. Ada pula pertanyaan iseng "kenapa tanam kacang tempatnya di area yang tinggi ?, ooo... supaya tidak bisa dicuri orang... sampai diatas sudah lelah duluan apalagi manggul curiannya... :) :) ", bisaa aja...

Dipertengahan jalan terdapat 2 jalur, satu menuju perumahan penduduk desa cikeubel daerah Grogol dan satu lagi menuju ke bukit Batu Lawang yang kira-kira ditempuh sekitar 1/2 jam perjalanan. Menuju bukit Batu Lawang pada awalnya menaiki bukit yang tidak banyak pepohonan, selepas itu sampai akhir desa Gerem Batu Lawang ditumbuhi pohon-pohon rindang dan menyejukkan. Sesampai di bukit Batu Lawang terdapat beberapa sumur mata air yang digunakan oleh penduduk desa Gerem Batu Lawang untuk kebutuhan sehari-hari. Entah mengapa airnya berwarna putih bukan bening... ada yang berkomentar "itu tu... ada sabun cuci disitu..." tetapi saya raup airnya itu tidak berbau sabun dan itupun biasa diambil oleh penduduk desa.

Akhirnya sampailah dirumah penduduk desa Gerem Batu Lawang, kita menumpang istrirahat sambil menikmati kelapa muda yang disediakan oleh suatu keluarga di desa tersebut. Luar biasa stamina pulih menjadi 100% lagi. Sekitar hampir satu jam beristirahat barulah kita semua turun bukit. Turun bukit ini jaraknya sekitar 7 km sampai jalan raya Merak.

Jalan menuruni bukit diapit oleh dua bukit disamping kanan dan kiri. Disisi kiri jalan terdapat sungai yang airnya sedikit sekali. Padahal kedua bukit tersebut seperti hutan rimba yang pasti menyimpan cadangan air ketika musim kemarau. Jarak dua km dari rumah penduduk di atas bukit merupakan hutan belantara yang belum dimanfaatkan orang untuk tempat tinggal, tetapi jangan sampailah... guna menjaga kelestarian lingkungan bukit. Setelah itu sisa dari perjalanan barulah rumah penduduk disisi kanan kiri.

Perjalanan turun bukit, matahari sudah terik sekali sehingga agar kulit tidak gosong ada peserta yang langsung naik ojek dan ada juga yang masih bertahan jalan kaki hingga hampir jalan raya Merak. Disimpang jalan desa Gerem dan jalan Merak itulah akhirnya kita sewa angkot menuju pulang kerumah masing-masing di Perumahan Bukit Palm.

Senin, 30 Maret 2009

Masjid Dian Al-Mahri si Kubah Emas

Sore sabtu yang tenang dan sejuk mendukung suasana pergi ke masjid emas didaerah Sawangan Depok yang lebih kurang 16 ~ 18 km dari rumah tinggal orang tua. Pergi bada shalat ashar sampai ditempat tujuan sekitar jam 5-an sore.

Pertama melihatnya diluar pagar... Subhanalloh sungguh megah dan indah sekali masjid itu. Posisi dari area masjid lebih rendah dari jalan raya, sehingga area masjid jelas terlihat keseluruhannya. Saat masuk didepan gerbang area masjid dikenakan tarif Rp. 3000 per mobil, cukup ekonomis untuk para pengunjung. Dari gerbang ke masjid kubah emas kira-kira berjarak 300~400 meter. Banyak juga para pengunjung yang berjalan kaki dari gerbang ke masjid.

Kemudian kita menuju parkiran mobil, untuk bis disediakan parkiran dibagian lebih dalam kebelakang sedangkan untuk mobil kecil bisa langsung diparkir disebelah kanan. Anehnya tidak ada orang yang berjualan asongan diarea parkiran. Menurut informasi tempat parkir dilarang untuk berjualan dan jika ketahuan maka barang-barang jualannya akan disita oleh petugas didalam masjid. Bisa jadi ini supaya area masjid tidak akan berserakan sampah dari para jualan tersebut.

Taman yang indah dan tertata rapi membuat kita terpana dan terkagum-kagum... disisi jalan beberapa pot bunga yang besar dan rumput taman. Sedangkan dibagian dalamnya ditanami pohon buah produktif diantaranya adalah Pohon palm dan mangga. Disekeliling tanaman dan kebun dipagari tiang besi & kawat baja.


Masuk ke area masjid digiring oleh tali pembatas langsung masuk kedalam ruang berwudlu dan kemudian bisa langsung ke dalam masjid. Laki-laki dan perempuan memiliki arah yang berbeda dan terpisah, laki-laki masuk ruang wudlu disebelah kiri sedangkan perempuan masuk ruang wudlu disebelah kanan. Ornamen & kaligrafi serta lampu gantung yang besar dan indah menghiasi dalam masjid. Area dalam masjid pun juga terpisah untuk laki-laki dan perempuan. Di belakang masjid terdapat "alun-alun" masjid dengan atap langit tetapi sayang... karena masuk ke area perempuan, laki-laki tidak bisa dapat masuk ke area "alun-alun" ini.

Jika kita keluar melalui pintu samping sebelah kanan maka akan tampak gedung yang sangat besar dan mewah, informasi dari orang-orang rumah tersebut adalah rumah kediaman ibu Dian pemilik masjid emas ini. Sedangkan gedung beratap berwarna hijau adalah gedung pertemuan.

Cukup sudah melihat-lihat sekelilingnya... pulang deh...
puas... puas... puas... (Tukul mode: On)

Senin, 16 Februari 2009

Shalawat Nabi

Pernahkah anda mendendangkan lagu ketika sedang sendirian... apalagi lagu-lagu terakhir yang paling hit dinyanyikan banyak orang. Semua orang pasti tidak menampik... begitupun saya.

Lagu ST12 - saat terakhir... tak lepas dari mulut saya, "Inilah saat terakhirku melihat kamu, jatuh air mataku menangis pilu..." benar-benar mengasyikkan... apalagi lagu ini masuk dalam list MTV-Ampuh di Global-TV. Tapi ta pikir-pikir... apa sih yang lebih menguntungkan dikala kita sendiri ??? kayaknya merasa rugi jika mulut kita ini hanya sekedar menyanyikan lagu. Maka dicobalah untuk mulai berdzikir kepada Allah atau bershalawat kepada Rasulullah.
Dicari-dicari-dicari... ternyata bershalawat itu dianjurkan didalam Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 56 yang berbunyi :
Artinya : Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

Diriwayatkan oleh Ubay bin Ka'ab ra: "Merupakan kebiasaan dari Rasulullah saw pada setiap dua pertiga malam, beliau bangun dan berkata: "wahai sekalian manusia, ingatlah kamu kepada Allah swt, telah datang kepadamu gempa bumi yang terus menerus, telah datang kepadamu kematian dengan segala konsekwensinya, telah datang kematian dengan segala konsekwensinya kepadamu. Sahabat Ubay bin Ka'ab berkata:" Ya Rasulullah, sesungguhnya saya selalu bershalawat kepadamu. Namun seberapa banyak seharusnya saya membaca shalawat atasmu dalam do'aku?" Rasulullah menjawab; "terserah kepadamu". Ubay berkata, "bagaimana kalau seperempatnya dari doa?" Rasulullah menjawab; "terserah kepadamu, lebih banyak lebih baik". Ubay berkata lagi, "bagaimana kalau setengahnya?" Rasulullah menjawab; "terserah kepadamu, maka lebih banyak lebih baik pula". Ubay berkata lagi;"bagaimana kalau dua pertiga dari doaku aku pergunakan untuk bershalawat atasmu?". Rasul menjawab, "terserah kepadamu, engkau tambahkan lebih banyak, maka lebih baik pula". Maka Ubay berkata kembali, "wahai Rasulullah, saya akan menjadikan seluruh doaku untuk bershalawat kepadamu". maka Rasulullah menjawab: "kalau begitu, semua kebutuhanmu akan tercukupi dan dosa-dosamu akan terampuni. (HR Tirmidzi dengan nomor hadits 2457. Beliau berkata: hadits ini termasuk kategori hadits hasan shahih)


Jumat, 13 Februari 2009

Facebook membuat...

"De... cepat bikin user di Facebook" dari seberang kota kakak ipar menelpon dengan semangatnya mengajak membuat facebook. Dalam hati... apa sih untungnya bikin-bikin kayak beginian, sedangkan friendster yang pernah dibuat aja terbengkalai tidak pernah lagi digunakan. Kakak ipar dengan semangat 45 terus mendesak, membuat saya iba juga... "Ya wis ta buat nanti malam deh...", jawaban untuk menyenangkan hatinya saja.

Malamnya saya membuat Facebook... sangat mudah untuk registrasi Facebook, isi email dan password kemudian tinggal klik "Sign Up". Beres deh... Tinggal kita masuk ke email yang kita tuju. Setelah email dibuka kita klik link registrasi lanjutan.

Selesai registrasi, kita tinggal mencari teman-teman kita dan handai taulan di jagad maya... Wow... ketemu satu... dua... tiga... tau-tau sudah puluhan... dan saling tegur sapa. Ternyata mengasyik juga ya... Bayangkan bibi saya terakhir ketemu tahun 1991... online, sepupu line ke 2 yang ga pernah kenal sama sekali ... online, yang menarik... teman-teman SMA jadul... wow... kangennya... ketemu juga euy, Teman-teman kampus... ngobrol juga, dan juga... teman-teman seperjuangan kerja yang sekarang sudah makmur di timur tengah...
Ya Allah kita dipertemukan dengan saudara-saudara kita dengan media Facebook ini yang denger-denger... Facebook membiayai perang Gaza Palestina loh.... Tapi... saya ambil positifnya dari ini semua... yaitu SILATURAHMI antar bro/sis...

"Abaaahhhh... tidur... sudah malam. Sudah jam 1 pagi tuh, masak dari jam 9 malam belum berhenti sih..." sambil terkantuk-kantuk istri saya mengingatkan. Bener juga euy... Facebook itu ternyata membuat kita lupa waktu !!!, disisi positifnya Facebook membuat silaturahmi terhubung setelah sekian lama tidak terhubung.

Sumber Facebook membiayai perang Gaza Palestina:
http://amirkovic.wordpress.com/2009/01/09/facebook-membiayai-perang-di-gaza/

Sabtu, 24 Januari 2009

Mencintai Rasulullah

"Bagaimana sih cara mencintai Rasulullah, padahal beliau khan sudah lama telah tiada dan kita pun belum pernah melihatnya".

Inilah suatu sekilas pertanyaan, entah darimana...

Sebenarnya mudah saja cara mencintai Rasulullah... ikuti saja sunnah2nya !!! kalau yang wajib insya Alloh kita telah melaksanakannya, tetapi yang hukumnya sunnah dan kebiasaan sehari-hari rasanya kita belum tentu mengikutinya.

Apa saja sih yang kebiasaan yang sehari-hari itu ? wah... itu mah banyak banget, misalnya... apa yang paling sering dalam sehari kita lakukan ??? Masuk ke toilet !!! coba kita mulai sekarang ketika masuk toilet harus mengikuti sunnah Rasulullah.

Baca doa "ALLOOHUMMA INNIII A'UUZUBIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITS" اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ artinya "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan perempuan."1, masuk dengan kaki kiri terlebih dahulu..., dan ketika didalam toilet dilarang berbicara apalagi sampai melafalkan ayat-ayat Alloh.

Setelah kita selesai urusannya, gunakan kaki kanan dahulu ketika kita melangkah keluar toilet. Setelah kita keluar bacalah doa "GHUFROONAKA" غُفْرَانَكَ artinya "(Mohon) ampunan-Mu."2.

Ini adalah salah satu contoh perbuatan mencintai Rasulullah, setelah kita terbiasa dengan yang satu tambahkan lagi kebiasaan-kebiasaan yang lainnya sehingga insya Allah semua kebiasaan kita akan dipenuhi oleh aktifitas berdoa. Artinya lagi aktifitas kita dihitung sebagai ibadah... sebagaimana firman Alloh dalam surat Adz Dzariat:56-58 "Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali beribadah (mengesakan ibadahnya) kepada-Ku, ..."

Catatan kaki:
1
Muttafaq alaih. HR Bukhari dalam Shahihnya (142 dan 6322) dan al-Adab (692), Muslim (375), Tirmidzi (5-6), dan Ibnu Majah (298). Al-Irwa (51). Selain menyebutkan doa ini, riwayat Said bin Manshur juga memuat bacaan Bismillah. Faidahnya sebagaimana disebutkan dalam hadits bahwa Bismillah merupakan pembatas aurat manusia dari pandangan jin.
Sumber: http://id.islam.wikia.com/wiki/Doa/masuk_kamar_kecil

2. Shahih. HR Bukhari dalam al-Adab (693), Abu Dawud (30/11), Tirmidzi (7), Ibnu Majah (300), Darimi (680), Ibnu Sunni (22), Hakim (1/158), Baihaqi (1/97), Ahmad (6/155:24694). Al-Irwa (52).
Sumber: http://id.islam.wikia.com/wiki/Doa/keluar_kamar_kecil

Kamis, 15 Januari 2009

Menjadi Single Parent

Pernah pengalaman mengurus anak sulung (baru kelas 1 SD) sendirian selama 6 hari !!! sedangkan istri saya pulang ke rumah orang tuanya yang sedang sakit. Disitulah benar-benar merasakan betapa pentingnya peranan seorang istri didalam mengurus rumah tangga... luar biasa...

Jam 5 subuh sudah harus membangunkan si sulung (itu juga harus bersusah payah membangunkannya), sebelum shalat subuh masak air untuk mandi anak saya & sambil mencolok magicjar untuk menghangatkan nasi dan ditinggal untuk shalat subuh berjamaah bareng si sulung.

Selesai subuhan trus langsung berlari turun ke bawah mengambil air panas... langsung lari lagi ke atas untuk mandi... "Ayo cepetan mandi nak... airnya keburu dingin..." Sementara anak saya mandi saya menyiapkan baju sekolah dan langsung turun ke bawah lagi menyiapkan lauk untuk makan. Ya... yang gampang2 ajalah masaknya... masak telor ceplok + kecap... !!! beres... !!! kadang nggoreng chiken nugget...

Setelah anak saya siap dengan seragamnya kemudian turun untuk sarapan pagi, sementara saya memeriksa tas sekolahnya... apakah PR dan buku yang dibawa sudah siap ??? oh.. ternyata sudah siap sejak semalam oleh anak saya...

"Arif Gimana... sudah siap semua ??? "... akhir jam 6:15 berangkatlah anak saya untuk menunggu jemputan bis sekolah...

Wah... bener berkeringat euy... !!! itung2 olahraga pagi.

Barulah... sekarang mengurus diri sendiri... dari sarapan, mandi dan berpakaian seragam kerja dan harus sudah siap jam 6:45.

Siang harinya si sulung di urus pengasuhnya hingga sore hari..., dan setelah itu barulah saya mengambil alih tugas pengurusan anak lagi...

Malam harinya si sulung belajar dan saya membimbing dan mengajarkannya dan juga menyiapkan makan malam. Setelah belajar dari jam 7 ~ 8 malam barulah bebas...

Beginilah selama 6 hari berturut2... dan merenung 10x... Ternyata kontribusi seorang istri untuk mengurusi anak2nya sangatlah besar sekali. Dari situ juga saya makin memahami tugas seorang istri tidaklah mudah dan remeh.

Senin, 12 Januari 2009

WD Passport 320 Gb

Sepertinya HDD my Acer Aspire perlu dibackup ke dalam media lain. Akhirnya saya nekat membeli HDD external dari Western Digital atau yang lebih dikenal dengan singkatan WD (ooo... WD yang buat ngelancarin gir itu ya... ada aja orang yang nyeletuk seperti itu... itu mah WD40 woy... heheheeee.....)

Cukup mahal memang untuk membeli sebuah WD Passport 320Gb. Ketika saya membeli pada tanggal 26 December 2008 harganya masih Rp.1.063K. Mungkin ini juga terimbas dikarenakan dampak nilai tukar rupiah yang tergerus hingga 20% terhadap USD (1 USD = Rp. 11.050 per 26/12/08).

Paket terdiri dari :
1. My Passport Essential portable hard drive.
2. USB 2.0 cable dan
3. Quick Install Guide.

System yang bisa digunakan sbb :
1. Windows 2000, XP, Vista,
2. Mac® OS X 10.4.11+

Berapa kapasitas yang bisa disimpan... ini informasi penting tentang media penyimpanan dari WD.

Yang paling enak, WD Passport ini bisa dibawa kemana-mana dengan dikantongin saja ke saku baju, sungguh praktis bukan ? Apalagi bagi para tehnisi komputer yang sering install aplikasi dari satu komputer ke komputer yang lainnya...

Sumber technical information : WD My Passport Essential 320Gb, USB2.

Sabtu, 06 Desember 2008

Pengemis aja minum Mizone...

Suatu ketika saya sedang menunggu istri diluar klinik sambil duduk bersama anak sulungku... datang wanita muda dengan pakaian lusuh dengan membawa ember kecil yang bersisi uang kencringan, tetapi wajahnya tampak terlihat segar.

Masalah pengemis saya berusaha memberikan pelajaran untuk tidak memberikan uang kepada pengemis. Lebih baik saya menghargai orang yang berjualan asongan yang menjajakan makanan kecil di bus-bus. Yang tidak habis pikir, apakah setiap pemerintah daerah tidak mengayomi mereka semua ? Jaringlah mereka kemudian berikan bekal keterampilan dan modal usaha.

Berikut ini kisah rasulullah dengan seorang pengemis...
Anas bin Malik meriwayatkan bahwa suatu ketika ada seorang pengemis dari kalangan Anshar datang meminta-minta kepada Rasulullah SAW. Lalu beliau bertanya kepada pengemis tersebut, “Apakah kamu mempunyai sesuatu di rumahmu?” Pengemis itu menjawab, “Tentu, saya mempunyai pakaian yang biasa saya pakai sehari-hari dan sebuah cangkir.” Rasul langsung berkata, “Ambil dan serahkan ke saya!” Lalu pengemis itu menyerahkannya kepada Rasulullah, kemudian Rasulullah menawarkannya kepada para sahabat, “Adakah di antara kalian yang ingin membeli ini?” Seorang sahabat menyahut, “Saya beli dengan satu dirham.” Rasulullah menawarkannya kembali,” adakah di antara kalian yang ingin membayar lebih?” Lalu ada seorang sahabat yang sanggup membelinya dengan harga dua dirham.

Rasulullah menyuruh pengemis itu untuk membelikan makanan dengan uang tersebut untuk keluarganya, dan selebihnya, Rasulullah menyuruhnya untuk membeli kapak. Rasullulah bersbada, “Carilah kayu sebanyak mungkin dan juallah, selama dua minggu ini aku tidak ingin melihatmu.” Sambil melepas kepergiannya, Rasulullah pun memberinya uang untuk ongkos.

Setelah dua minggu, pengemis itu datang lagi menghadap Rasulullah sambil membawa uang sepuluh dirham hasil dari penjualan kayu. Lalu Rasulullah menyuruhnya untuk membeli pakaian dan makanan untuk keluarganya, seraya bersada, “Hal ini lebih baik bagi kamu, karena meminta-meminta hanya akan membuat noda di wajahmu di akhirat nanti. Tidak layak bagi seseorang meminta-minta kecuali dalam tiga hal, fakir miskin yang benar-benar tidak mempunyai sesuatu, utang yang tidak bisa terbayar, dan penyakit yang membuat sesorang tidak bisa berusaha.” (H.R. Abu Daud).

Kembali ke awal cerita..., Sambil memelas datanglah menghapiriku meminta uang, Sambil sedikit tersenyum kemudian saya bilang "maaf ibu...". walau bagaimanapun juga pengemis perlu diberikan senyuman... dan janganlah membentak atau mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan kepada setiap pengemis. Kata orang "udah ga ngasih ngebentak sambil ngusir-ngusir lagi", nah... itu yang kita hindari.

Tapi saya kaget setelah itu. Pengemis membeli sesuatu untuk diminum di tempat jualan minuman persis disamping saya. Dibukalah kotak freezer minuman, kemudian dipilihlah minuman dengan kemasan yang berwarna biru... MIZONE. Dalam hati... "hebat euy minumannya Mizone" sambil senyum dikulum.

Ada pula cerita yang lain, pengemis meminta-minta sambil menghisap rokok... apalagi rokok yang dihisapnya Djisamsoe..., miris banget melihatnya.



Rabu, 03 Desember 2008

Akhirnya HP Nokiaku terisi Yahoo mail

Masak sudah hampir setahun umur HP Nokia 6120 Classicku belom juga terinstall Yahoo mail nih..., malu donk sama kakak ipar saya yang baru beli saja sudah terinstall. Keren banget euy. Jadi ga perlu buka-buka www.mail.yahoo.com lagi. (btw ngapain malu yach. Ga shalat, puasa, zakat baru malu).

Bisa saja sih kita lihat yahoo mail di Yahoo!Go atau langsung dari browsing internet di HP (using Opera mini 4.1 version) yang ada di menu application HPku, tapi, ya begitulah... terasa ada yang kurang begitu...

Akhirnya iseng-iseng googling "Setting Yahoo mail handphone", akhirnya dapet juga informasi cara setting Yahoo mail di HP.

Setting Yahoo.com mail in your HP
http://feelcomz.wordpress.com/2008/10/23/setting-email-yahoocom-di-handphone/#comment-730
Setting Yahoo.co.id mail in your HP
http://feelcomz.wordpress.com/2008/01/15/setting-email-yahoo-indonesia-buat-handphone/
The best browser for HP Symbian or Java OS.
http://www.operamini.com/

Sabtu, 29 November 2008

Alfa midi, berubah drastis...

Alfa mart yang berubah nama menjadi Alfa midi disebuah bukit suatu perumahan..., adapun perubahan yang sangat signifikan bisa dilihat dari luasnya areal perbelanjaannya. Dari informasi karyawannya, kalau Alfa midi itu besarnya diantara alfa mart dan toko grosir alfa artinya setengah besar gitu...
Ada pula perubahan lainnya adalah karyawan bertambah, barang-barang dagangannya bertambah variasi, dan juga counter pembayaran juga bertambah. Sungguh puas rasanya belanja disuatu toko baru dan terkesan sangat lega dibandingkan sebelumnya. Hargapun relatif bersaing dengan toko-toko yang lainnya.

Pertama kali belanja di toko baru tersebut, ketika selesai belanja dan akan pulang tiba-tiba "prit.. 5x" duh.. kagetnya, koq tiba-tiba saja ada yang nyemprit, padahal saya tinggal ngegas cabut pulang, terpaksa harus merogoh uang recehan buat parkir... huffff. Ini dia perubahan yang tidak diinginkan warga....

Update 6/12/08: Entah mengapa sekarang tidak terlihat lagi tukang parkir, apakah ada masukan-masukan dari warga sekitarnya yang merasa keberatan dengan keberadaanya.